Blooming Sparkly Red Rose

Rabu, 10 Mei 2017

🌷HIJRAH🌷

 Apa Sih yang Dimaksud Hijrah?
Secara etimologi, hijrah adalah lawan dari kata washal (bersambung). Maksud hijrah di sini adalah berpisahnya seseorang entah berpisah dengan badan, dengan lisan, dengan hati.
Asal hijrah di sini bermakna meninggalkan, yaitu meninggalkan berbicara atau meninggalkan perbuatan. Tidak berbicara pada orang lain, itu bermakna hajr.
Sedangkan kalau membahas hijrah, ada dua maksud:
Hijrah hissi, yaitu berpindah tempat, yaitu berpindah dari negeri kafir ke negeri Islam atau berpindah dari negeri yang banyak fitnah ke negeri yang tidak banyak fitnah. Ini adalah hijrah yang disyari’atkan.
Hijrah maknawi (dengan hati), yaitu berpindah dari maksiat dan segala apa yang Allah larang menuju ketaatan.
Saya lahir dari Ayah dan Ibu Muslim...
Jadi saya ber Islam sejak lahir
Tetapi saya baru merasakan betul2 menjadi seorang muslim sejak saya hijrah 6 tahunan yang lalu.
Kita boleh saja lahir sebagai muslim tapi belum tentu kita memahami Islam dan menjalankan perintah agama islam sesuai dgn yg tertuang dalam al quran dan hadits.
Baca saja firman Allah berikut
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat: 56)
Allah tidak menciptakan kita sia-sia, pasti ada suatu perintah dan larangan yang mesti kita jalankan dan mesti kita jauhi.
Allah Ta’ala berfirman,
أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ
“Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?” (QS. Al-Mu’minun: 115).
Ibnu Qayyim Al-Jauziyah mengatakan, “Apakah kalian diciptakan tanpa ada maksud dan hikmah, tidak untuk beribadah kepada Allah, dan juga tanpa ada balasan dari-Nya?” (Madarij As-Salikin, 1: 98)
Jadi beribadah kepada Allah adalah tujuan diciptakannya jin, manusia dan seluruh makhluk. Makhluk tidak mungkin diciptakan begitu saja tanpa diperintah dan tanpa dilarang.
Allah Ta’ala berfirman,
أَيَحْسَبُ الْإِنْسَانُ أَنْ يُتْرَكَ سُدًى
“Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban)?” (QS. Al-Qiyamah: 36).
Imam Asy Syafi’i mengatakan,
لاَ يُؤْمَرُ وَلاَ يُنْهَى
“(Apakah mereka diciptakan) tanpa diperintah dan dilarang?”.
Ulama lainnya mengatakan,
لاَ يُثاَبُ وَلاَ يُعَاقَبُ
“(Apakah mereka diciptakan) tanpa ada balasan dan siksaan?” (Lihat Madarij As-Salikin, 1: 98)
Jadi tujuan kita diciptskan Allah...ada didunia ini adalah hanya untuk taat pada perintahnya dan beribadah kepadaNya.
Pertanyaannya adalah apakah kita sudah taat kepada Allah SWT?
Apakah kita sudah beribadah sesuai dengan al quran dan sunnah?
Jawabanya ada pada hati masing masing
Setidaknya saya yakin bagi kita smua yang berada dikajian ini adalah termasuk hamba2 Allah yg sedang terus berusaha sekuat iman untuk taat dan beribadah sesuai perintahNya.
Jika ada 1 perintahNya yang belum kita jalankan maka segeralah ber HIJRAH...segera menjalankan perintahNya tsb
Jika ada...masih ada 1 maksiat saja yang kita lakukan maka segera lah untuk ber HIJRAH...segera meninggalkan maksiat tsb.
Karena Siapa saja yang mau berhijrah, Allah akan menerima hijrahnya.
قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
“Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Az Zumar: 53).
Tentu saja setelah berhijrah, seseorang harus punya tekad menjadi baik dan bertekad tidak mengulangi lagi maksiat yang dahulu dilakukan.
Dengan tekad tsb insyaaAllah Allah akan kenambah terus kebaikan pd kita.
ثَوَابُ الحَسَنَةِ الحَسَنَةُ بَعْدَهَا
“Balasan dari kebaikan adalah kebaikan selanjutnya.”
Begitu juga dalam ayat disebutkan,
وَيَزِيدُ اللَّهُ الَّذِينَ اهْتَدَوْا هُدًى
“Dan Allah akan menambah petunjuk kepada mereka yang telah mendapat petunjuk.” (QS. Maryam: 76)
[15/3 20.16] Mba Maria: Bagaimana agar Bisa Istiqamah dalam Berhijrah?
bisa istiqamah itu benar-benar suatu karunia yang besar.
Kata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah disampaikan oleh muridnya Ibnul Qayyim dalam Madarij As-Salikin,
أَعْظَمُ الكَرَامَةِ لُزُوْمُ الاِسْتِقَامَةِ
“Karamah yang paling besar adalah bisa terus istiqamah.”
Beberapa kiat agar bisa terus istiqamah adalah:
●Harus dimulai dengan niatan yang ikhlas.
●Meninggalkan maskiat dahulu yang dilakukan.
●Bertekad untuk jadi lebih baik.
●Mencari lingkungan bergaul yang baik.
●Berusaha terus menambah ilmu lewat majelis ilmu.
●Memperbanyak doa.
[15/3 20.18] Mba Maria: Dan yang paling berpengaruh membantu HIJRAH kita salah satunya adalah harus memilih teman yg bisa mendukung hijrah kita.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الْمَرْءُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ
“Seseorang akan mencocoki kebiasaan teman karibnya. Oleh karenanya, perhatikanlah siapa yang akan menjadi teman karib kalian”. (HR. Abu Daud, no. 4833; Tirmidzi, no. 2378; Ahmad, 2: 344. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan. Lihat Shahihul Jaami’ 3545).
Dsn teman-teman shalih insyaaAllah bisa didapat di majelis ilmu.
Kata Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالْجَلِيسِ السَّوْءِ كَمَثَلِ صَاحِبِ الْمِسْكِ ، وَكِيرِ الْحَدَّادِ ، لاَ يَعْدَمُكَ مِنْ صَاحِبِ الْمِسْكِ إِمَّا تَشْتَرِيهِ ، أَوْ تَجِدُ رِيحَهُ ، وَكِيرُ الْحَدَّادِ يُحْرِقُ بَدَنَكَ أَوْ ثَوْبَكَ أَوْ تَجِدُ مِنْهُ رِيحًا خَبِيثَةً
“Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang sholih dan orang yang jelek adalah bagaikan berteman dengan pemilik minyak misk dan pandai besi. Jika engkau tidak dihadiahkan minyak misk olehnya, engkau bisa membeli darinya atau minimal dapat baunya. Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau dapat baunya yang tidak enak.” (HR. Bukhari, no. 2101, dari Abu Musa)
[15/3 20.19] Mba Maria: Beruntunglah kita berada di grup kajian mar'ah...insyaaAllah...krn sedikit banyaknya apa yg di share selalu mengingatkan kpd perintah Allah dan Rosulullah.
[15/3 20.22] Mba Maria: Dan yang paling PENTING dalam HIJRAH harus ikhlas karena Allah, bukan karena cari ridha manusia.
Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,
وما لا يكون له لا ينفع ولا يدوم
“Segala sesuatu yang tidak didasari ikhlas karena Allah, pasti tidak bermanfaat dan tidak akan kekal.” (Dar-ut Ta’arudh Al ‘Aql wan Naql, 2: 188).
Juga jangan lupa untuk slalu berdoa kepada Allah. Karena tanpa pertolongan-Nya, kita tak berdaya dengan berbagai godaan.
Do’a yang paling sering nabi panjatkan agar bisa terus istiqamah adalah,
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ
“Ya muqollibal qulub tsabbit qolbi ‘alaa diinik
(Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu).”
[15/3 20.25] Mba Maria: JADI KAPAN MAU HIJRAH?
Ingat firman Allah Ta’ala menyeru kita,
وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ
“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.” (QS. Ali Imran: 133)
Dalam ayat di atas disuruh bersegera bertaubat. Ini berarti disuruh pula untuk segera meninggalkan maksiat dan raihlah ampunan Allah.
Ini maksud yang sama yang berisi perintah untuk segera berhijrah.
Imam Asy-Syaukani dalam Fath Al-Qadir menyatakan,
سارعوا إلى ما يوجب المغفرة من الطاعات
“Bersegeralah meraih ampunan Allah dengan melakukan ketaatan.”
[15/3 20.26] Mba Maria: Semoga kita bisa semangat terus dalam berhijrah yaa, menjadi lebih baik mulai saat ini dan bisa terus istiqamah...aamiin
[15/3 20.26] Mba Maria: Intisari tulisan ini saya sadur dari rumaysho dengan tambahan.
Terimakasih sudah menyimak kajian ini...
Jika ada pertanyaan seputar HIJRAH, insyaaAllah akan saya jawab semampunya....
👇🏻👇🏻👇🏻👇🏻👇🏻👇🏻👇🏻👇🏻👇🏻
🌸🌹 *Tanya Jawab* 🌹🌸
*Pertanyaan :*
1⃣ Afwan umii , ana mau bertanya , tadi dijelaskan bahwa kita berhijrah jngan mengharapkan ridho manusia ,
Bagaimna dengan ana sendiri , yg saat ini memang sedang mengharapkan ridho orang tua , agar menyetujui hijrah ana , dngan memulai penampilan yg berpakaian serba lebar ?
🌹 *Jawab*
Ridho yg diharapkan dalam beribadah hanyalah rodho Alĺah SWT saja. Selain itu tdk boleh.
Adapun yg mba maksud mungkin kepahaman dari orangtua agar mengerti dan memahami bahwa berpakaian lebar adalah perintah Allah SWT...agar tdk ada kesalahpahaman.
Memang harus dipahamkan orangtua dan keluarga kita pelan2.
Tapi bukan berarti kita harus menunggu terus ijin mereka.
Sambil memberi pemahaman sambil kita ber hijrah.
Jangan lupa meminta slalu pertolongan Allah agar ortu dan keluarga dibukakan hatinya untuk menerima lapang dada hijrah kita.
Saya sendiri mengalaminya dgn orangtua

2⃣ Assalamualaikum um
Ana mau bertanya
Titipan tmn..
Jika kita sudah niat dan hijrah smpai kita sudah ngerubah penampilan bhkan sudah tutur katapun dijaga tpi hanya bbrp bln lalu kita nglakuin kslhan lagi dan kita mngulanginya .bhkan kita merasa hijrahnya telah gagal dan ingin kmbali benar" ,bgaimna ya um pndapat umi????
🌹 *Jawab*
Waalaikumsalam wr wb
Iman manusia itu memang naik turun.
Makanya sekuat tenaga harus dijaga dgn niat yg ikhlas..doa tiada henti sampe menjaga pertemanan.
Karena kehilangan hidayah itu satu kerugian besar.
Jangan menghakimi diri sendiri bahwa kita telah gagal.
Yang harus kita lakukan adalah belajar dri kesalahan.
Apa yg membuat hijrah kita gagal? Apakah krn msh berteman dgn teman2 yg membawa pd maksiat? ataukah niatan kita gak ikhlas?
Terus saja memperbaiki diri...fokus terus hijrah meski jatuh bangun. Jemput hidayah dgn rajin sedekah dan berdoa ya.
Karena memang kita smua kan harus terus belajar menjadi lebih baik.
Semoga istiqomah

3⃣ Assalamualaikum umi ana mau bertanya,dalam hijrah itu pasti bnyak sekali cobaan yang datang misalnya dari kluarga,teman,lingkungan dan lain2. lantas bagaimana cara kita menghadapinya umi? selain bersabar,
🌹 *Jawab*
Waalaikumsalam wr wb
1. Niat hijrah nya harus ikhlas krn Allah .Krn kalo sdh krn Allah insyaaAllah istiqomah
2. Banyakin ke Majlis Taklim...untuk menimba ilmu agama...agar bisa memberi pemahaman yg benar pd keluarga
3. Berdoa terus lah ya...minta pertolongan Allah.
Terus meminta di jaga hidayahnya bahkan ditambah.
Salah satu Doanya ada kan tdi di share
4. Ketika hijrah Jangan fokus pd rintangannya..tapi fokus pd GOAL nya ya
5. Hati2 memilih pertemanan. Pilihlah yg bisa membawa pd kebaikan. Yg bisa memperkuat hijrah kita. Tinggalkan teman2 yg melemahkan hijrah kita

4⃣ Assalamu'alaikum ummi..
Ana mau bertanya..
Jika kita sudah berhijrah tetapi sahabat kita malah menghindar umi. Bagaimna sikap kita kepda shbt kita ummi ?
🌹 *Jawab*
Waalaikumsalam wr wb
Itu artinya bukan sahabat.
Karena sahabat yg baik itu justru yg membawa pd kebaikan dunia akhirat.
Berteman itu krn Allah
Bukan krn kepentingan
Jika ada teman menjauh krn hijrah..lempeng ajah.
InsyaaAllah akan datang teman lain yg sepaham.
Teman itu banyak
Tapi Allah hanya 1
Jgn krn beratin teman..jadi jauh dari Allah.
Jauh dti teman tak mengapa
Asal tdk jauh dri Allah
Kalau masih bisa diberi pemahaman kpd sahabatnya ajaklah bicara....kalau sulit ya lets it go
Doakan saja..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

🌷*RAMADHAN BULAN TARBIYAH* 🌷

♡○•○♡○•○♡○•○♡○•○♡○•○♡○•○♡○•○♡ _Sahabat Surga Rahimakumullah.._ 🌸 Diwajibkan atas orang-orang beriman satu bulan penuh dalam perjalanan...