Blooming Sparkly Red Rose

Rabu, 10 Mei 2017

πŸŒ·πŸƒ *Adab Majelis* πŸƒ

πŸ”°Rasulullah merupakan suri tauladan yang baik, karena mempunyai sifat yang sangat luhur yang tidak dimiliki manusia lain di dunia ini. Beliau mengajarkan sedemikian rupa tentang semua aspek kehidupan manusia seperti adab dan etika. Beliau mengatur manusia dalam segala hal dalam bertindak, sehingga mempunyai relevansi terhadap kehidupan sosial. Pelajaran yang diberikan beliau dalam kehidupan ini juga sangat menyeluruh. Tidak hanya terbatas dalam masalah-masalah besar saja tetapi sampai masalah kecil beliau juga mengajarkannya seperti masalah etika dalam majelis ilmu juga diatur oleh islam.
πŸ”°Oleh karenanya, Islam telah mengatur etika berkumpul dalam suatu majelis ilmu. Majelis ilmu yang pada umumnya diadakan di masjid sekarang mulai merebak tidak hanya di pedesaan tetapi di perkotaan pun semakin marak. Kajian juga sudah merambah ke dunia maya. Hal ini menunjukkan tingkat kesadaran beragama sudah semakin maju. Namun perlu kita ketahui etika Islam di majelis Ilmu atau pada perkumpulan-perkumpulan lainya seperti rapat, musyawarah, arisan dan lain-lain agar suasana dapat berlangsung dengan tenang, hikmah dan membawa berkah. Pembahasan kali ini akan berbicara tentang berkumpul dengan para ulama’, keutamaan majelis dzikir, dan tata cara di majelis ilmu.
*Saudaraku yang dicintai Allah*.....πŸŒŸπŸƒ
*Keutamaan Majelis Dzikir*
Majelis dzikir sangat dianjurkan dalam Islam. Dalam majelis dzikir terdapat banyakmanfa’at dan keutamaan, diantaranya adalah yang sudah disebutkan dalam hadits bahwa suatu majelis ilmu akan dikelilingi malaikat dan mendapatkan rahmat, dikabulkan do’anya serta akan mendapatkan ketenangan dalam hatinya (sakinah).
Imam At-Turabasyti berkata,orang yang duduk di majelis ilmu akan mendapat sakinah (ketenagan) yaitu keadaan dimana seseorang tenang hatinya dan tidak condong kepada syahwat dan tidak pula menurutinya.
Majelis dzikir meliputi: salat, membaca al-Qur’an, berdo’a untuk kebaikan dunia akhirat, membaca hadits, belajar ilmu, berdiskusi dengan para ulama’dan sebagainya, sedangkan menurut Imam Ibnu Hajar dalam kitab Fathul Bari’ beliau berkata bahwa yang lebih tepat untuk majelis dzikir yaitu majelis-majelis tasbih, takbir, pembacaan al-Qur’an, dan sebagainya. walaupun membaca hadits, belajar ilmu dan berdiskusi termasuk bagian dari dzikir kepada Allah.
πŸΊπŸ”‘πŸΊπŸ”‘πŸΊπŸ”‘πŸΊπŸ”‘πŸΊ
*Tata Cara di Majelis Ilmu*
πŸ’ŽπŸ’Ž
πŸ“šπŸ”† Supaya dalam majelis ilmu kita mendapatkan hasil yang maksimal dan benar-benar bermanfaat bagi kita untuk itu kita perlu memperhatikan tatacara di majelis ilmu. Tatacara tersebut diantaranya:
πŸ”πŸ“š *Menghormati Guru*
Bersikap hormat pada guru agar ilmu yang kita peroleh bermanfaat.
Hadits Nabi Muhammad SAW:
وَΩ‚ِّΨ±ُوا Ω…َΩ†ْ ΨͺَΨͺَΨΉَΩ„َّΩ…ُΩˆΩ†َ Ω…ِΩ†ْΩ‡ُ (Ψ±ΩˆΨ§Ω‡ ابو Ψ­Ψ³Ω† Ψ§Ω„Ω…ΩˆΨ§Ψ±Ψ―Ω‰)
_Muliakanlah orang yang kamu belajar kepadanya_” (HR. Abu Hasan Al-Mawardi)
Dalam dunia Maya, walaupun tidak bertemu langsung bentuk penghormatan yang diberikan kepada narasumber adalah menjawab salam, menghadirkan hati dan pikiran untuk mengikuti acara, ijin jika ingin meninggalkan majelis dan jika memungkinkan ikut aktif dan berpartisipasi dalam forum.
πŸ‘₯πŸ‘³πŸΌ‍♀ *Saling Melapangkan Tempat Duduk*
Dalam majelis ilmu atau pertemuan hendaknya kita memberi tempat duduk untuk orang yang datang, dengan menggeser dari tempat duduk. Firman Allah QS. Al-Mujadalah: 11
πŸ“–πŸ“š *Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu*
"Berlapang-lapanglah dalam majlis", Maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", Maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Mujadalah: 11)
πŸ—£πŸ‘‹πŸ» *Mengucap Salam Ketika Memasuki Dan Meninggalkan Majelis*
Dari hadits yang diriwayatkan oleh Abi Waqid diatas dalam riwayat lain seperti An-Nasa’i, At-Tirmidzi dan mayoritas perawi Muwatho’ menambahkan matan hadits “ketika keduanya hendak duduk, keduanya memberi salam. Hal ini dapat diambil pelajaran bahwa orang yang hendak memasuki suatu majelis hendaknya memulai dengan salam dan orang yang berdiri hendaknya memberi salam kepada orang yang duduk.”
Islam menganjurkan kepada kita agar bertegursapa dengan ucapan salam baik ketika bertemu maupun akan berpisah, apabila seseorang sedang duduk bersama dalam suatu perkumpulan atau majelis kemudian ia hendak meninggalkan mereka maka hendaknya ia mengucapkan salam kepada mereka.
πŸ•΅πŸ»πŸ’Ί *Mencari Tempat Duduk Yang Kosong*
Dari hadits yang diriwayatkan Abi Waqid diatas juga dapat diambil pelajaran tentang kesunahan membuat halaqah pada majelis Dzikir dan majelis ilmu. Seseorang yang lebih dahulu datang pada suatu tempat, maka ia lebih berhak atas tempat itu. Hadits ini juga menjelaskan kesunahan beretika dimajelis ilmu dan keutamaan mengisi tempat-tempat yang kosong dalam suatu halaqah. Diperbolehkan bagi seseorang melangkahi untuk mengisi tempat yang kosong, selama tidak menyakiti. Apabila dikhawatirkan menyakiti maka disunahkan duduk dibarisan terakhir. Sebagaimana yang dilakukan oleh orang yang kedua ada hadits riwayat Abi Waqid.
Hendaknya mencari tempat duduk yang belum terisi dan jangan sekali-kali menyingkirkan orang lain dari tempat duduknya, agar suasana tetap tenang dan orang lainpun tidak tersinggung.
πŸ’ΊπŸšΆπŸ½ *Tidak Menduduki Tempat Duduk Yang Baru Saja Ditinggalkan Orang*
Tidak boleh menduduki tempat duduk yang baru saja ditinggalkan oleh seseorang karena ia masih berhak ketempat tersebut ketika ia kembali.
πŸ” *Berdo’a Sebelum Meninggalkan Majelis*
Diriwayatkan dari abi barzah RA. Dia berkata: Rasulullah SAW jika bangun dari suatu majelis membaca “subhanakallahumma wabihamdika asyhaduallailaha ila anta astagfiruka waatuubu ilaika” ( maha suci engkau ya Allah dan segala puji bagiMu, saya bersaksi bahwa tiada tuhan selain Engkau, saya minta ampun dan bertaubat kepadamu) maka ada seorang berkata, wahai Rasulullah engkau telah membaca bacaan yang dahulu tidak biasa engkau baca, Nabi SAW menjawab “ itu sebagai penebus dosa yang terjadi pada majelis itu”. (HR. Abu Dawud).
Doa ini disebut juga dengan doa kaffaratul majlis yaitu menghapus dosa. Dan disunahkan membacanya ketika hendak meninggalkan majelis.
πŸ‘‡πŸ»πŸ‘‡πŸ»πŸ‘‡πŸ»πŸ‘‡πŸ»πŸ‘‡πŸ»πŸ‘‡πŸ»πŸ‘‡πŸ»πŸ‘‡πŸ»πŸ‘‡πŸ»πŸ‘‡πŸ»
🌸🌹 *Tanya Jawab* 🌹🌸
*Pertanyaan:*
1⃣ Saya Pipiet domisili bandung😊 Afwan sblmnya,ustadzah bagaimana bila ada tempat duduk yg sudah biasa seseorang tempati.Tp pd saat saya dtg org trsbt blm hadir.Bolehkah saya menempatinya?Krna tempat lain sdh penuh
🌹 *jawab*
adabnya alangkah baiknya kita cari tempat yg lain sehingga tdk menyinggung yg bersangkutan
2⃣ Assalamu'alaikum..ana
Umuhani dri depok..
ustadzah,bagaimana klo dlm.satu halaqah ada teman yg baperan pdhl gak da niatan nyakitin dan jdinya malah menggangu kenyamanan temen2 yg lain?syukron
- Afwan ustadzah, saya masih belom faham. Jdi kita yg nyesuain perasaan dan karakter kita kpd org yg baperan tsb?syukron ustadzah
🌹 *Jawab*
Waalaikum salam baiknya kt lbh hati2 jgn bawa perasaan dan hrs faham karakter kt
- Iya jd fahami karakter teman kt agar jgn jg terbawa perasaan dan bicara lbh hati2 jk dgn org tsb
3⃣ Assalamualaikum ustadzah, semoga kt sekalian diberkahi..
ana Niken di Palembang, afwan ustadzah.. yg ingin ana tanyakan, bagaimana kalau dlm suatu majelis diisi jg dgn arisan? boleh ndak, gimana hukumnya.. Jazakillah ustadzah..
🌹 *Jawab:*
Waalaikum salam boleh saja asal tdk usah dikocok atau diundi tp siapa yg membutuhkan dahulu itu yg dpt
4⃣ Assalmmu'alaiku ustadzah ana Hani dari Lembang Bandung
Afwan ana mau bertanya bagaimana jika kita jarang menghadiri majelis ilmu. dikarenakan kita kurang berkenan dgn majelis itu.. Semisal karna dalam kajiannya terlalu banyak shalawat yg di iringi dgn musik jadi isi kajiannya hanya sedikit sekali..
- Alhamdulillah terimakasih ustadzah.. tapi sayangnya d daerah ana belum nemuin kajian yg berbobot
🌹 *Jawab:*
Waalaikum salam klo selektif boleh tpi hrs jg cari kajian yg lainnya yg lbh berbobot, jgn sampai kt tinggalkan tp gk ikut kajian sama sekali
- Yg ptg kehadiran liqo itu penting, yg lain sbgai tambahan saja
5⃣ Assalamualaikum ,,ana mau tanya
Jika kita datang ke tempat taklim dengan keadaan terlambat sedangkan guru kita didepan mata jelas sedang menjelaskan materi
Baiknya kita ucapkan salam atau jangan? Karena dalam keterangan "jangan mengganggu guru sedang berbicara meskipun hanya sekedar salam"
Terima kasih
- Posisi nya kita melewati guru sebelum masuk ke ruangan akhwat?
🌹 *Jawab:*
Waalaikum salam lihat kondisinya klo duduk di kursi mengucap salam sebab yg berdiri ucap kpd yg duduk, tp klo bersila langsung menempati shof paling belakang
- jika melewati cukup anggukan kepala dan ucap salam dri hati
6⃣ Assalamualaikum.. ustadzah, ana Farah dari Pekalongan. Ustdzh.. boleh ngk sih kalo kita ikut kajian tapi beda2 furu'iyyah/manhaj? Untuk memahami sudut pandang saja ustdzh.. Hal seperti bisa pengaruh nggk sih ke prinsip kita??
🌹 *Jawab:*
Waalaikum salam ukhti Farah, klo liqo tetap 1, tp klo sbg tasqif atau wawasan bs didapat dri seminar, pelatihan, kajian tafsir, hadist, Qur'an dll
7⃣ Ana Pipiet domisili Bandung.Afwan ustadzah,al liqo ana belum pernah ikut hanya tau dri google dan dri tmn yg suka ikut.Smpt mau nyoba ikut (krna saya pnya dua balita),tpi suami melarang, jgn dlu krna pengisi materinya masih anggota liqo,suami khawatir yg disampaikan msih prlu tabayyun.Krna liqo yg tmn saya ikuti,tiap anggota bergilir memberikan materi.Mohon penjelasannya...
-Afwan ustadzah jdi tidak dibenarkan anggota liqo bergiliran memberi materi atw sprti apa aturannya?
🌹 *Jawab:*
Ukhti Pipit jika liqo itu ada murobbinya dan biasanya ada di masjid2 kampus, lungkungan sekolah Islam, di rohis sekolah dan kampus
- Bergiliran boleh asal agendanya kultum Atau dpt tugas bergilir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

🌷*RAMADHAN BULAN TARBIYAH* 🌷

♡○•○♡○•○♡○•○♡○•○♡○•○♡○•○♡○•○♡ _Sahabat Surga Rahimakumullah.._ 🌸 Diwajibkan atas orang-orang beriman satu bulan penuh dalam perjalanan...